Jelajahi Negeri Shakespeare dan Ratu: Panduan Backpacking Hemat ke Britania Raya untuk WNI (Lengkap dengan Info Visa!)

Jelajahi Negeri Shakespeare dan Ratu: Panduan Backpacking Hemat ke Britania Raya untuk WNI (Lengkap dengan Info Visa!)

Persiapan Penting: Mengurus Visa Britania Raya

Sebelum mimpi Anda untuk jalan-jalan ke sana menjadi kenyataan, hal pertama yang harus diprioritaskan adalah visa. Britania Raya mewajibkan visa bagi warga negara Indonesia untuk semua tujuan perjalanan, termasuk pariwisata. Tidak ada opsi Visa on Arrival atau Electronic Travel Authorisation (ETA) untuk WNI saat ini. Proses aplikasi visa ini butuh perhatian ekstra terhadap detail, jadi saran saya, mulailah mengurusnya jauh-jauh hari. Jangan sampai tiket promo sudah di tangan tapi visa bermasalah, kan jadi pusing sendiri.

Jenis Visa dan Cara Pengajuannya

Untuk tujuan wisata, Anda akan mengajukan Standard Visitor Visa. Visa ini umumnya berlaku hingga enam bulan dan bisa digunakan untuk masuk berkali-kali selama periode validitasnya. Lumayan kan, kalau Anda berencana mampir ke negara tetangga seperti Irlandia atau Prancis sebentar, lalu balik lagi ke Inggris.

Langkah-langkah pengajuan visa secara garis besar seperti ini:

  1. Aplikasi Online: Kunjungi situs resmi UK Visas and Immigration (GOV.UK) dan lengkapi formulir aplikasi secara online. Pastikan semua informasi yang Anda berikan akurat. Jangan sampai ada yang typo, karena bisa memperlambat proses atau bahkan bikin ditolak.
  2. Pembayaran Biaya Visa: Biaya untuk Standard Visitor Visa 6 bulan adalah sekitar £127 atau sekitar $186 USD. Ada juga opsi visa jangka panjang (2, 5, atau 10 tahun) dengan biaya yang lebih tinggi. Pembayaran biasanya dilakukan dalam Dolar AS, jadi siapkan kartu kredit atau debit internasional Anda.
  3. Mengumpulkan Dokumen Pendukung: Ini bagian paling krusial dan sering bikin deg-degan. Siapkan dokumen-dokumen berikut dengan teliti:
    • Paspor asli yang masih berlaku minimal 6 bulan setelah tanggal keberangkatan yang direncanakan dan memiliki setidaknya 2 halaman kosong untuk stempel visa.
    • Paspor lama (jika ada). Ini penting banget untuk menunjukkan riwayat perjalanan Anda.
    • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran.
    • Foto berwarna ukuran paspor terbaru (3.5cm x 4.5cm), latar belakang putih, diambil dalam 6 bulan terakhir. Jangan pakai foto yang sama dengan paspor ya, nanti ketahuan.
    • Bukti tujuan perjalanan, seperti rencana perjalanan atau itinerary yang detail, reservasi hotel, dan surat undangan jika Anda berkunjung ke teman atau keluarga.
    • Bukti keuangan yang stabil, seperti rekening koran bank 3 sampai 6 bulan terakhir, slip gaji, atau surat sponsor jika ada yang menanggung biaya perjalanan Anda. Pastikan saldo Anda cukup dan ada mutasi yang wajar, jangan tiba-tiba ada uang masuk besar sehari sebelum apply, itu malah bikin curiga.
    • Bukti ikatan dengan Indonesia, seperti surat keterangan kerja atau usaha, bukti kepemilikan properti, atau hubungan keluarga yang kuat. Ini untuk menunjukkan bahwa Anda punya alasan kuat untuk kembali ke Indonesia.
    • Asuransi perjalanan yang mencakup durasi tinggal Anda di Britania Raya. Ini wajib ya, jangan sampai dilewatkan.
  4. Janji Temu Biometrik: Setelah aplikasi online selesai dan biaya dibayar, Anda akan diminta untuk membuat janji temu di Pusat Aplikasi Visa atau VFS Global yang ada di Jakarta, Surabaya, atau Bali. Di sana Anda akan menyerahkan dokumen dan memberikan data biometrik berupa sidik jari dan foto.
  5. Waktu Pemrosesan: Proses Standard Visitor Visa biasanya memakan waktu sekitar 3 minggu setelah Anda menyerahkan biometrik. Namun, pada musim ramai atau jika ada kendala, bisa memakan waktu hingga 6 sampai 7 minggu. Sangat disarankan untuk mengajukan visa jauh sebelum tanggal keberangkatan yang Anda inginkan. Saya pernah dengar cerita orang yang apply-nya mepet, akhirnya tiket pesawatnya hangus. Sayang banget kan.

Britania Raya untuk Backpackers Hemat: Destinasi dan Budaya

Britania Raya mungkin terkenal mahal, tapi dengan strategi yang tepat, Anda bisa menjelajahinya dengan anggaran terbatas. Kuncinya adalah fokus pada atraksi gratis, transportasi umum yang efisien, dan makanan hemat. Percayalah, saya sudah membuktikannya sendiri.

1. London: Kota Ikonik Tanpa Menguras Kantong

Sebagai ibu kota, London menawarkan segudang atraksi. Kabar baiknya, banyak di antaranya gratis! Jadi Anda tidak perlu khawatir kantong bolong di sini.

  • Museum Kelas Dunia (Gratis!): Jelajahi British Museum dengan Rosetta Stone dan artefak Mesir kunonya, National Gallery yang punya karya Van Gogh dan Velazquez, Tate Modern untuk seni modern, Victoria and Albert Museum, dan Natural History Museum. Semua museum ini punya koleksi luar biasa dan tidak memungut biaya masuk. Anda bisa menghabiskan berjam-jam di sini tanpa merasa bosan.
  • Taman dan Ruang Hijau: London adalah salah satu kota terhijau di Eropa. Nikmati piknik atau jalan-jalan santai di Hyde Park, Regent's Park, St. James's Park, atau Greenwich Park yang menawarkan pemandangan kota dari atas bukit. Kalau beruntung, Anda bahkan bisa melihat rusa berkeliaran bebas di Richmond Park. Seru banget buat lepas penat.
  • Atraksi Ikonik: Saksikan upacara Changing the Guard di Buckingham Palace secara gratis. Datanglah lebih awal supaya dapat posisi bagus. Jelajahi Covent Garden dengan para seniman jalanannya yang menghibur, atau susuri South Bank untuk menikmati pemandangan Sungai Thames dan ikon seperti Tower Bridge serta Houses of Parliament. Jangan lewatkan Camden Lock Market untuk suasana yang unik dan beragam kuliner jalanan.
  • Transportasi: Gunakan Oyster Card atau cukup tap kartu kredit atau debit contactless seperti kartu Wise untuk pembayaran transportasi umum di London (Tube, bus, DLR, Overground, sebagian kereta National Rail). Ini jauh lebih hemat daripada membeli tiket satuan. Bus adalah pilihan termurah dan sekalian memberi Anda kesempatan melihat kota dari dekat.

2. Edinburgh, Skotlandia: Pesona Abadi Kota Tua

Perjalanan ke Britania Raya rasanya tidak lengkap tanpa mengunjungi Skotlandia. Edinburgh, ibu kotanya, adalah kota yang memukau dengan arsitektur gotik dan sejarah yang kaya. Suasana kotanya beda banget, lebih adem dan tenang.

  • Royal Mile dan Edinburgh Castle: Susuri Royal Mile yang bersejarah, jalan utama di Old Town yang membentang dari Edinburgh Castle (masuk berbayar, tapi area luarnya bisa dinikmati gratis) hingga Holyrood Palace. Sepanjang jalan, Anda akan menemukan banyak toko suvenir dan kafe kecil yang nyaman.
  • Arthur's Seat: Daki Arthur's Seat, gunung berapi purba di Holyrood Park, untuk pemandangan 360 derajat kota yang menakjubkan secara gratis. Perjalanan mendakinya tidak terlalu berat, sekitar 1 sampai 2 jam, dan hasilnya sepadan banget. Udara segar dan pemandangan dari atas itu bikin semua rasa lelah hilang.
  • Free Walking Tours: Ikuti tur jalan kaki gratis (berbasis tips) untuk memahami sejarah dan cerita-cerita menarik di balik gang-gang sempit atau closes di kota tua. Pemandunya biasanya seru dan punya banyak cerita horor juga, lho.
  • Akomodasi Hemat: Edinburgh memiliki banyak pilihan hostel dengan kamar dorm yang terjangkau. Cari hostel seperti CoDE Pod Hostels atau Kick Ass Greyfriars. Keduanya lokasinya strategis dan fasilitasnya oke.

3. Menjelajahi Dataran Tinggi Skotlandia

Setelah puas di kota, rasakan keindahan alam Skotlandia yang legendaris. Ini bagian yang paling saya tunggu-tunggu setiap kali ke sana.

  • Glencoe dan Isle of Skye: Meskipun perlu transportasi tambahan (bus atau sewa mobil patungan), pemandangan di Glencoe dan Isle of Skye benar-benar gratis dan tak ternilai. Ini adalah surga bagi para pecinta alam dan fotografer. Tebing-tebing tinggi, lembah hijau, dan danau-danau tenang bikin hati adem.
  • Inverness: Kunjungi Inverness, gerbang menuju Dataran Tinggi Skotlandia. Jelajahi pusat kota yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki, kunjungi Inverness Museum and Art Gallery secara gratis, atau nikmati pemandangan dari halaman Inverness Castle. Kota kecil yang manis dan penduduknya ramah-ramah.

Budaya Britania Raya yang Menarik

  • Budaya Pub: Pub adalah jantung kehidupan sosial di Britania Raya. Nikmati suasana lokal, coba berbagai ale atau cider (jika sudah cukup umur), dan pesan makanan pub klasik seperti fish and chips dengan harga terjangkau. Suasana pub di sana hangat dan akrab, beda dengan bar di Jakarta yang kadang terlalu ramai.
  • Afternoon Tea: Meskipun bisa mahal di hotel mewah, banyak kafe atau toko roti menawarkan versi afternoon tea yang lebih sederhana dan ramah kantong. Anda tetap bisa merasakan pengalaman minum teh sore dengan scone dan sandwich kecil tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
  • Etika Mengantre: Mengantre adalah seni di sini. Bersabarlah dan patuhi antrean. Orang Inggris sangat menghargai keteraturan, jadi jangan pernah mencoba menyerobot antrean. Itu bisa bikin orang-orang di sekitar Anda menatap sinis.
  • Sikap Sopan: Kata please, thank you, dan sorry sangat dihargai dalam interaksi sehari-hari. Bahkan kalau Anda tidak sengaja menabrak orang, ucapkan sorry dengan tulus. Mereka akan menghargai gestur kecil itu.

Tips Backpacking Hemat di Britania Raya

Untuk memaksimalkan anggaran Anda, perhatikan hal-hal berikut ini. Tips ini sudah saya praktikkan sendiri dan terbukti ampuh menghemat banyak uang.

  • Akomodasi: Pilih hostel dengan kamar dorm atau Airbnb dengan kamar pribadi. Di luar kota-kota besar, penginapan bisa lebih murah. Kalau Anda tidak keberatan berbagi kamar dengan orang asing, hostel adalah pilihan paling ekonomis.
  • Makanan:
    • Masak Sendiri: Manfaatkan dapur di hostel Anda. Belanja di supermarket seperti Tesco, Sainsbury's, Aldi, atau Lidl. Bahan makanan di sana relatif terjangkau, dan Anda bisa memasak menu sederhana seperti pasta atau nasi goreng.
    • Meal Deals: Banyak supermarket menawarkan meal deal berupa sandwich atau wrap, minuman, dan snack dengan harga sekitar £3 sampai £5. Ini sangat ekonomis untuk makan siang. Rasanya juga lumayan enak, kok.
    • Street Food: Cari pasar makanan jalanan atau toko kebab dan fish and chips lokal. Porsinya besar dan harganya bersahabat.
  • Transportasi Antar Kota:
    • Bus Jarak Jauh: Gunakan bus seperti National Express atau Megabus. Ini jauh lebih murah daripada kereta api, terutama jika dipesan jauh-jauh hari. Saya pernah dapat tiket Megabus dari London ke Edinburgh cuma £10. Murah banget, kan?
    • Kereta Api: Jika ingin naik kereta, pesan tiket jauh di muka atau advance tickets untuk mendapatkan harga terbaik. Pertimbangkan juga split ticketing jika memungkinkan. Teknik ini bisa menghemat biaya perjalanan kereta Anda secara signifikan.
  • SIM Card Lokal: Beli SIM card lokal setibanya di sana (misalnya Giffgaff, EE, atau Vodafone) untuk konektivitas internet dan komunikasi yang lebih murah. Data internet itu penting banget buat navigasi dan cari info.
  • Pakaian Berlapis: Cuaca di Britania Raya bisa sangat tidak terduga, bahkan di musim panas sekalipun. Selalu siapkan pakaian berlapis atau layers dan jaket tahan air. Hujan bisa datang tiba-tiba tanpa aba-aba.

Estimasi Biaya dan Itinerary Singkat (10 Hari)

Anggaran harian seorang backpacker di Britania Raya bisa berkisar antara £60 sampai £75 atau sekitar $75 sampai $95 USD per hari, dengan asumsi Anda menginap di hostel, memasak makanan sendiri atau makan hemat, dan menggunakan transportasi umum atau bus jarak jauh.

Contoh Estimasi Biaya Harian ($75 USD atau sekitar £60 GBP):

  • Akomodasi (Hostel Dorm): £25 sampai £35
  • Makan (Supermarket, Meal Deal, Street Food): £15 sampai £20
  • Transportasi Lokal: £5 sampai £10 (Oyster Card atau Contactless di London, jalan kaki di kota lain)
  • Hiburan atau Atraksi (Fokus Gratis): £0 sampai £5
  • Lain-lain (Minuman, Snack, Souvenir kecil): £5

Total sekitar £50 sampai £75 atau USD 63 sampai 95. Mari kita gunakan estimasi $75 USD per hari untuk perhitungan rata-rata. Lumayan kan, bisa liburan ke Eropa dengan budget segitu.

Contoh Itinerary Singkat (10 Hari):

  • Hari 1 sampai 4: London
    • Hari 1: Tiba di London, check-in hostel. Jelajahi area sekitar hostel, lalu ke Westminster untuk melihat Big Ben, Houses of Parliament, dan Westminster Abbey dari luar. Kalau jadwalnya pas, saksikan Changing the Guard di Buckingham Palace.
    • Hari 2: Kunjungi British Museum, lalu jalan-jalan ke Covent Garden, Trafalgar Square, dan National Gallery. Sore harinya, susuri South Bank sambil menikmati pemandangan Sungai Thames.
    • Hari 3: Ke Camden Lock Market untuk suasana yang unik, lalu lanjut ke Tate Modern dan St. Paul's Cathedral (dari luar). Kalau mau pemandangan gratis, naiklah ke One New Change Rooftop Garden.
    • Hari 4: Perjalanan sehari ke Brighton untuk menikmati pantai dan Royal Pavilion, atau ke Windsor untuk melihat kastil kerajaan. Dua-duanya seru, tinggal pilih sesuai selera.
  • Hari 5 sampai 7: Edinburgh
    • Hari 5: Perjalanan pagi dari London ke Edinburgh. Naik Megabus atau National Express saja, sekitar 8 sampai 10 jam. Check-in hostel, lalu jalan-jalan santai di Old Town.
    • Hari 6: Susuri Royal Mile, lihat Edinburgh Castle dari luar, lalu daki Arthur's Seat. Ikuti juga free walking tour untuk tahu cerita-cerita seru di balik gang-gang sempit kota tua.
    • Hari 7: Kunjungi National Museum of Scotland yang gratis atau naik ke Calton Hill untuk pemandangan kota. Jelajahi juga area New Town yang elegan.
  • Hari 8 sampai 9: Dataran Tinggi Skotlandia (Inverness dan sekitarnya)
    • Hari 8: Perjalanan pagi dari Edinburgh ke Inverness dengan kereta atau bus. Check-in hostel, lalu jelajahi Inverness. Kunjungi Inverness Museum and Art Gallery atau jalan-jalan di Ness Islands.
    • Hari 9: Ikuti tur sehari yang hemat ke Loch Ness dan Glencoe, atau kunjungi Culloden Battlefield yang gratis. Pemandangan di sepanjang perjalanan itu luar biasa indahnya.
  • Hari 10: Kembali ke London atau Pulang
    • Hari 10: Perjalanan kembali ke London dengan bus malam untuk menghemat waktu dan biaya akomodasi, atau langsung ke bandara untuk penerbangan pulang dari Skotlandia jika memungkinkan. Pastikan Anda sudah memperhitungkan waktu tempuh dan jadwal penerbangan dengan baik.

Keamanan dan Informasi Umum

  • Keamanan: Britania Raya umumnya aman, tetapi selalu waspada terhadap pencopetan di area ramai turis. Simpan barang berharga Anda dengan aman, jangan sampai lengah. Saya biasa menggunakan tas kecil yang diletakkan di depan badan.
  • Cuaca: Cuaca terkenal tidak bisa diprediksi. Siapkan jaket anti air, payung kecil, dan pakaian berlapis agar nyaman di segala kondisi. Jangan lupa bawa topi atau syal, karena anginnya bisa cukup kencang.
  • Mata Uang: Pound Sterling (£/GBP). Kartu kredit atau debit diterima luas, tetapi memiliki sedikit uang tunai untuk pengeluaran kecil sangat membantu. Beberapa toko kecil atau pasar tradisional mungkin tidak menerima kartu.
  • Telepon Darurat: 999 untuk polisi, ambulans, atau pemadam kebakaran. Simpan nomor ini di ponsel Anda, siapa tahu dibutuhkan.

Dukungan Konsuler untuk WNI di Britania Raya

Jangan khawatir jika Anda menghadapi masalah saat di Britania Raya. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London siap membantu. Saya sendiri belum pernah perlu ke sana, tapi rasanya tenang tahu ada yang bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu.

  • Alamat KBRI London: 30 Great Peter Street, London SW1P 2BU, United Kingdom.
  • Nomor Telepon KBRI: (+44-20) 7290-9600 atau 020 7499 7661.
  • Situs Web KBRI: www.kemlu.go.id/london.
  • Hotline Darurat WNI: (+44) 7795-105477 atau (+44) 7425-648007.

Dengan perencanaan yang cermat dan semangat petualangan, Britania Raya siap menyambut Anda. Dari megapolitan London yang sibuk hingga keindahan liar Dataran Tinggi Skotlandia yang menenangkan, setiap sudut negara ini menawarkan pengalaman tak terlupakan. Selamat merencanakan perjalanan Anda, dan semoga liburannya menyenangkan!

A

Ditulis oleh Admin Backpacker

Traveler dari Indonesia yang suka membagikan pengalamannya menjelajahi dunia.

Lihat Profil Lengkap →

0 Komentar

Ingin bergabung dalam diskusi?

Masuk Sekarang

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!